Kegiatan

MEMETRI DESA DAN HAUL PENDIRI DESA KALIBARENG

 

MEMETRI DAN HAUL PENDIRI DESA KALIBARENG ( KIYAI AGENG BARENG ) DAN PARA SESEPUH DESA  

Ribuan Warga Hadiri Memetri Desa Kalibareng di Makam Kiyai Ageng Bareng PATEAN, KALIBARENG — Tradisi tahunan "Memetri Desa" kembali digelar warga Desa Kalibareng, Kecamatan Patean, pada hari Selasa, 22 Muharam 1448 H. Acara puncak dipusatkan di Makam Kiyai Ageng Bareng dengan dihadiri ribuan warga dari berbagai dusun.Memetri merupakan bentuk rasa syukur warga kepada Allah SWT sekaligus napak tilas menghormati jasa Kiyai Ageng Bareng, sesepuh yang menjadi cikal bakal berdirinya Desa Kalibareng.

Acara dimulai sejak Malam selasa   dengan acara do’a bersama  yang di pimpin oleh Bapak Kiyai Achamad Nasucha.dengan rangkaian sebagai berikut:

tahlilan

istighosah

Srakal

Selamatan

Kepala Desa Kalibareng, Bapak Suwanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Haul dan Memetri Desa merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi warga."Haul dan Memetri ini bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk syukur kita kepada Allah SWT atas limpahan nikmat, serta penghormatan kepada Kiyai Ageng Bareng selaku leluhur dan pendiri Desa Kalibareng. Mari kita jadikan acara ini sebagai pengingat untuk selalu menjaga kerukunan, gotong royong, dan melestarikan budaya desa," ujarnya di Kompleks Makam Kiyai Ageng Bareng, Selasa 22 Muharam. Beliau juga berharap, dengan doa bersama ini Desa Kalibareng senantiasa diberi keselamatan, pertanian yang subur, dan warganya diberi rezeki yang berkah.

didalam kegiatan Haul simbah Kiyai Ageng Bareng juga ada tokoh lain yang didak kalah pentingnya untuk di hauli bersama antara lain: simbah Taruno, simpah Ginem, simbah Gandor, simbah dampleng,simbah Lebeng, para Pejabat kelurahan Kalibareng dan Para Ulamak Desa Kalibareng.

Setelah acara Tahlil, istighosah dan do’a dilanjutkan dengan Tasyakuran bersama, dalam hal ini warga masyarakat Desa Kalibareng membawa Tumpeng, jajanan, minuman, bubur merah putih , bubur suro  beserta lauk pauknya setelah semua tertata rapi makanan yang sudah di kelilingi warga, sesepuh Desa kalibareng Bapak slamet Susilo yang juga sebagai Kasi Kesra Desa Kalibareng menyampaikan maksud dan tujuannya sebagai wakil dari masyarakat, Adapun maksud dan tujuan kami mengadakan acara Tasyakuran dan Doa Bersama ini adalah:

Bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat, kesehatan, keselamatan, dan hasil bumi yang telah diberikan kepada warga Desa Kalibareng selama setahun ini.

Mendoakan dan mengenang jasa-jasa Simbah Kiyai Ageng Bareng selaku leluhur dan pendiri Desa Kalibareng.

Semoga beliau dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

Memohon keselamatan dan keberkahan agar Desa Kalibareng senantiasa dijauhkan dari bala, diberi kemakmuran, pertanian subur, dan masyarakatnya hidup rukun damai.

Mempererat tali silaturahmi antar warga, serta melestarikan tradisi dan budaya leluhur agar tidak punah dimakan zaman. Lanjutnya dalam menyampaikan maksud dan tujuan warga Desa Kalibareng.

Tradisi Memetri Desa Kalibareng, Wujud Syukur dan Napak Tilas Leluhur Suasana khidmat menyelimuti Kompleks Makam Kiyai Ageng Bareng, Desa Kalibareng, Kecamatan Patean, pada Selasa 22 Muharam 1448 H. Ribuan warga tumpah ruah menghadiri tradisi tahunan "Memetri Desa".

 Tokoh Agama di Desa Kalibareng Bapak Kiyai Achmad Nasucha menyampaikan "Memetri ini adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT dan penghormatan kepada Kiyai Ageng Bareng. Harapan kami, dengan tradisi ini desa kita diberi keselamatan, pertanian lancar, dan masyarakat semakin guyub rukun

Tokoh Adat Desa Kalibareng bapak Juremi Menyampaikan "Kegiatan ini penting untuk menanamkan nilai gotong royong dan cinta budaya kepada generasi muda. Jangan sampai tradisi baik ini punah termakan zaman. Warga berharap tradisi Memetri terus dilestarikan sebagai identitas Desa Kalibareng.

Acara Do’a bersama di makom simbah Kiyai ageng Bareng di mulai pukul 20.00 Wib selesai Pukul 22.00.Wib dan  acara di lanjutkan Pagi Harinya  dengan menghadirkan mubaleg kondang dari Kabupaten Batang  ( Bapak Kiyai Haji Sholikin) dan dimeriahkan Grup rebana  Al Husna dari Desa Pakisan. Dalam ceramahnya Bapak Kiyai haji Sholikin menyampaikan pentingnya kita sebagai generasi mengingat dan mendo'akan para leluhur dan meneruskan perjuanganya

 1. Mendoakan beliau
Simbah Kiyai Ageng Bareng adalah pendiri dan leluhur Desa Kalibareng. Berkat perjuangan dan doa beliau, desa kita bisa berdiri sampai sekarang. Maka sudah sepantasnya kita sebagai anak cucu mendoakan. Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Semoga beliau diampuni dosanya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di surganya Allah.

2. Mengambil Ibrah / Pelajaran dari Beliau
Simbah Kiyai Ageng Bareng dikenal sebagai orang yang alim, zuhud, dan cinta kepada masyarakat. Beliau mendirikan desa ini bukan untuk mencari harta, tapi untuk menciptakan tempat yang aman, tentram, dan barokah untuk anak cucu.
Pelajaran untuk kita: Ikhlas dalam berjuang untuk desa. Cinta pada ilmu agama dan mengamalkan. Menjaga persatuan. Karena desa kuat kalau warganya rukun.

3. Menyambung Silaturahmi dan Melestarikan Tradisi Baik
Haul ini juga ajang kita ketemu, guyub, dan mendoakan desa. Ini namanya nguri-uri tradisi. Jangan sampai kita melupakan sejarah. Kalau kita melupakan leluhur, sama saja kita melupakan jati diri kita sebagai warga Kalibareng. 

Website Desa Kalibareng ( DOKAR )

Foto          : Sunarman

Warta        : Slamet Susilo         

Share :