IDUKASI PERTANIAN DARI PEMUDA KAMPUNG
Kelompok Tani Marsuditani Desa Kalibareng sukses membudidayakan melon varietas Inthanom dengan pola hidroponik berbasis screen house smart farming, menghasilkan buah berkualitas rata-rata 1,4 kg per tanaman dalam waktu 7O hari. Teknologi ini meningkatkan produktivitas sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian modern.

Latar Belakang
Lokasi: Desa Kalibareng, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Kelompok: Poktan Marsuditani, terdiri dari petani binaan yang berkolaborasi dengan metode Open Farm
Tujuan: Meningkatkan kualitas hasil pertanian melalui inovasi teknologi hidroponik dan greenhouse.
Teknologi Hidroponik & Screen House
Greenhouse/Screen House Smart Farming:
Struktur tertutup untuk mengendalikan suhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan ventilasi.
Mengurangi risiko stres tanaman akibat perubahan iklim mendadak.
Memudahkan pengendalian hama dan penyakit.
Hidroponik dengan Polybag:
Bibit melon ditanam dalam polybag berisi media tanam khusus.
Sistem irigasi dan pemberian nutrisi dilakukan secara otomatis melalui aplikasi smartphone.
Total sekitar 700 bibit melon ditanam di lahan seluas 8 × 40 meter.
Hasil Panen
Varietas: Melon Inthanom (dan beberapa varietas lain seperti Diamond).
Produktivitas:
Panen pertama dilakukan setelah 70 hari.
Setiap tanaman menghasilkan satu buah dengan berat rata-rata 1,4 kg.
Harga Jual: Rp20 .000 – Rp25.000/kg, dengan metode OPEN FARM

Dampak Sosial & Ekonomi
Peningkatan Ekonomi: Petani memperoleh keuntungan lebih tinggi berkat kualitas buah yang terjaga.
Generasi Muda: Sistem smart farming menarik minat anak muda untuk menjadi petani milenial.
Kemitraan: Dukungan dari pemerintah, sekolah, dan perusahaan swasta memperkuat ekosistem pertanian modern di desa.
Kesimpulan
Budidaya melon Inthanom dengan pola hidroponik di Desa Kalibareng membuktikan bahwa inovasi teknologi pertanian mampu meningkatkan hasil panen, kualitas produk, dan kesejahteraan petani. Keberhasilan Kelompok Tani Marsuditani menjadi contoh nyata bahwa pertanian modern berbasis smart farming dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi desa-desa di Indonesia.
UCAPAN
1.Terimakasih Kepada Dinas Pertanian Dan Pangan kabupaten Kendal yang sudah mengusahakan Greenhouse/Screen House Smart Farming,
2.Terimakasih Kepada Pemerintah Desa Kalibareng yang selalu mendukung kami.
3.Terimakasih Kepada PPL Kecamataqn Patean yang selalu mendampingi
Share :