Berita

SWADAYA DIOKTIMALKAN DEMI KELANCARAN AKTIFITAS

 

WARGA DUSUN NGEPOS BANGUN JEMBATAN JALAN PERTANIAN JATI SECARA SWADAYA

Dokar, Kalibareng — Kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur pedesaan ditunjukkan oleh warga Dusun Ngepos, Desa Kalibareng, dengan melaksanakan pembangunan jembatan yang berada di jalur jalan pertanian Jati. Pembangunan tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk gotong royong masyarakat untuk meningkatkan akses dan memperlancar aktivitas warga, khususnya para petani.

Dokar, Kalibareng — Warga Dusun Ngepos, Desa Kalibareng, terus bergotong royong dalam pembangunan jembatan di Jalan Pertanian Jati. Pembangunan jembatan tersebut saat ini masih dalam proses pengerjaan dan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

Pembangunan jembatan ini diprakarsai dan dikoordinasikan oleh Kepala Dusun Ngepos, Supiyanto, bersama warga. Adapun kebutuhan anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut diperkirakan mencapai Rp30 juta, yang bersumber dari swadaya masyarakat.

Jembatan di Jalan Pertanian Jati memiliki fungsi penting bagi aktivitas warga, khususnya para petani. Akses tersebut digunakan untuk menuju lahan pertanian sekaligus mendukung mobilitas dalam mengangkut kebutuhan maupun hasil pertanian.

Dalam proses pengerjaannya, warga menunjukkan semangat gotong royong dengan turut terlibat secara langsung. Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat pembangunan jembatan agar nantinya dapat digunakan dengan lebih aman dan nyaman.

Kepala Dusun Ngepos, Supiyanto, mengatakan bahwa pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan pertanian yang lebih baik. Dengan adanya jembatan yang layak, diharapkan aktivitas warga menuju lahan pertanian dapat berjalan lebih lancar.

Sementara itu, Kepala Desa Kalibareng, Suwanto, mengapresiasi semangat dan kepedulian masyarakat Dusun Ngepos yang secara swadaya ikut membangun fasilitas tersebut. Pemerintah desa berharap pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pembangunan jembatan tersebut saat ini masih terus berlangsung. Warga berharap dengan dukungan dan semangat gotong royong, jembatan dapat segera diselesaikan sehingga bisa dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pertanian dan perekonomian masyarakat Desa Kalibareng.

Pembangunan secara swadaya dengan perkiraan anggaran mencapai Rp30 juta ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian warga terhadap kemajuan infrastruktur di wilayah Dusun Ngepos.

Pembangunan jembatan ini mendapat dukungan dan koordinasi dari Kepala Dusun Ngepos, Supiyanto, bersama masyarakat setempat. Warga secara bersama-sama turut berpartisipasi dalam proses pembangunan, mulai dari persiapan hingga pengerjaan di lokasi.

Jembatan yang berada di jalur pertanian Jati dinilai memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat. Jalur tersebut digunakan warga untuk menuju lahan pertanian serta mengangkut berbagai kebutuhan dan hasil pertanian. Dengan adanya jembatan yang lebih layak, diharapkan akses menuju kawasan pertanian menjadi lebih mudah, aman, dan dapat digunakan dengan lebih baik oleh masyarakat.

Kepala Dusun Ngepos, Supiyanto, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan hasil semangat gotong royong masyarakat. Anggaran pembangunan bersumber dari swadaya, sehingga pelaksanaannya mengedepankan kebersamaan dan kepedulian warga terhadap kebutuhan infrastruktur di lingkungan dusun.

«“Pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong warga Dusun Ngepos. Kami berharap jembatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama para petani yang menggunakan jalan pertanian Jati,” ujar Supiyanto.»

Sementara itu, Kepala Desa Kalibareng, Suwanto, memberikan apresiasi terhadap inisiatif dan kekompakan warga Dusun Ngepos. Menurutnya, semangat swadaya dan gotong royong masyarakat merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan desa.

Pemerintah Desa Kalibareng berharap pembangunan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas petani, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian serta meningkatkan akses masyarakat menuju lahan pertanian.

Pembangunan secara swadaya ini sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kerja bersama. Kekompakan antara warga, perangkat dusun, dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam mewujudkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Dengan dibangunya jembatan jalan pertanian Jati, warga Dusun Ngepos berharap akses tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan tetap dijaga bersama. Semangat gotong royong yang telah ditunjukkan diharapkan terus dipertahankan untuk mendukung berbagai kegiatan pembangunan dan kepentingan masyarakat di Desa Kalibareng.

Website Desa Kalibareng ( kalibareng desa id )

Foto              : Supiyanto

Warta            : Slamet Susilo 

Share :